Marzuki: Program MBG Perlu Pembenahan Agar Manfaatnya Lebih Maksimal

Tanjungpinang, grafikanews.com – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Fraksi Gerindra, Marzuki, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Meski demikian, Marzuki menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut harus terus dievaluasi agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Marzuki saat menanggapi berbagai masukan yang berkembang di tengah masyarakat terkait pelaksanaan Program MBG, salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, yang perlu menjadi perhatian bukanlah programnya, melainkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaannya. Ia menilai evaluasi terhadap yayasan, mitra, maupun oknum pelaksana yang tidak menjalankan tugas sesuai aturan sangat penting dilakukan.

"Program ini memiliki tujuan yang baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, jika ada kendala dalam pelaksanaannya, yang harus diperbaiki adalah sistem dan pelaksananya, bukan programnya," ujar Marzuki.

Ia menambahkan, MBG harus benar-benar difokuskan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah yang masih menghadapi persoalan gizi, kemiskinan, dan stunting.
Dengan penyaluran yang tepat sasaran, kata dia, manfaat program akan lebih terasa dan mampu mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Marzuki juga mengakui bahwa kualitas pelaksanaan program di berbagai daerah masih berbeda-beda. Beberapa mitra dan dapur penyedia makanan dinilai telah bekerja dengan baik, bahkan melampaui standar yang ditetapkan. Namun, masih ada sejumlah pelaksana yang perlu meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan program.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menjalankan program dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, Program MBG tidak seharusnya hanya dilihat sebagai peluang bisnis semata, melainkan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.

Sebagai wakil rakyat yang kerap turun langsung ke masyarakat, Marzuki mengaku banyak menerima aspirasi mengenai pelaksanaan program tersebut. Dari berbagai masukan yang diterimanya, mayoritas masyarakat menginginkan agar program terus dilanjutkan dengan berbagai perbaikan di lapangan.

"Masyarakat pada umumnya berharap program ini semakin baik dan pelaksana yang tidak bekerja sesuai ketentuan dapat dievaluasi. Mereka ingin manfaat program benar-benar dirasakan oleh yang berhak menerimanya," ungkapnya.

Selain berdampak pada peningkatan gizi anak-anak, Marzuki berharap Program MBG juga mampu memberikan efek positif terhadap perekonomian daerah melalui keterlibatan UMKM, petani, nelayan, serta pelaku usaha lokal lainnya dalam rantai penyediaan bahan pangan.

Menurutnya, jika dikelola secara optimal, program tersebut dapat menjadi instrumen yang tidak hanya meningkatkan kesehatan generasi muda, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Harapannya program ini terus berjalan, semakin tepat sasaran, semakin berkualitas, dan sekaligus mampu menggerakkan ekonomi lokal," katanya.

Di akhir keterangannya, Marzuki menegaskan bahwa tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis adalah mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting.

"Kita semua memiliki harapan yang sama, yaitu melihat anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik. Karena itu, program ini perlu terus dikawal dan diperbaiki bersama demi terwujudnya generasi unggul Indonesia," tutupnya.

Tags: