Tanjung, KLU. GrafikaNews.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) memberikan hibah berupa mobil pelayanan samsat ke pemerintah provinsi. Hibah mobil ini diperuntukan guna mendekatkan pelayanan pajak kendaraan bermotor (PKB) ke wilayah pelosok di Kabupaten termuda di Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Hajat mobil pelayanan samsat ini untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat dan memberikan pelayanan prima, " ungkap Bupati KLU H. Djohan Sjamsu SH. pada wartwan, senin 5 Juli 2021
Selain mendekatkan pelayanan, mobil ini juga di harapkan bisa menambah pundi-pundi pendapatan daerah terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB).
"Mungkin kemarin masyarakat malas pergi ke kantor samsat, sekarang bisa dilayanani di pasar-pasar, dimana nanti tempat keramaian disitu masyarakat bisa di layanani, " Ujar Ketua DPW PKB KLU itu.
Sementara itu, Kepala Bappenda Provisi NTB Dr. Ir.H. Amry Rkhaman M.s.i mengatakan, dengan adanya mobil pelayanan samsat keliling yang di berikan pemda KLU ini di harapkan bisa lebih memaksimalkan pelayanan pajak ke masyarakat.
"Pelayanan ke masyarakat kita dekatkan agar mempermudah pembayaran pajak. Yang jauh puluhan kilo ke kantor Samsat bisa dilayanani di tempat mereka, " tandasnya.
Amry menuturkan, untuk target pajak di KLU dari seluruh penarikan pajak sekitar 46 miliar lebih dan saat ini sudah terealisasi sekitar 52 persen.
"Anatara Kabupaten dengan Provinsi ini diharapkan agar pelayanan samsat ke masyarakat bisa lebih maksimal, " tegasnya.
Kapala Bapenda KLU Hermanto menyampaikan, sejak tahun 2017 lalu memang pemerintah sudah memberikan mobil, motor dan tenaga pendamping pelayanan samsat yang ada di masing-masing desa. Pada triwulan pertama mobil yang diberikan tersebut mendapat hasil yang maksimal yakni sebesar Rp. 200 juta dari transfer bagi hasil provinsi NTB ke Pemda KLU.
"Desember kemarin kita berikan mobil bekas dan itu kita akan tarik kemudian ganti dengan baru, " katanya.
Mantan Asisten II setda KLU itu menjelaskan, pengadaan mobil ini berasal dari dana APBD cq. Bappenda KLU sebesar Rp. 200 juta yang kemudian di hibahkan ke provisi dan di hajatkan untuk pelayanan Samsat di Lombok Utara.
"Semakin besar kontribusi daerah terhadap pendapatan pajak ini maka dana bagi hasil itu akan semakin besar, " jelasnya.
Lebih lanjut Hermanto mencontohkan, berdasarakan kontribusi yang sudah daerah berikan ke provinsi maka transfer ke daerah akan semakin besar. Berkaca pada pengalaman sebelumnya, Lombok Utara mendapat transfer dari hasil penarikan pajak semester pertama saja sebesar 3,4 miliarmiliar, 1,2 miliar itu merupakan bagi hasil rata dan 2,3 miliar merupakan dana kontribusi yang sudah KLU berikan.
"Kalau berdasarkan kontribusi di kali empat semester maka kita mendapatkan 8,5 miliar setahun, " Pungkasnya, (Ias)




Kantah Lombok Tengah Serahkan 84 Sertipi...
Jalin Sinergi Layanan CPMI, RS Mutiara S...
Kejar Target Kunjungan Wisatawan, Dispar...