GM PLN UIP Nusra Raih Nusantara Electrification Award 2026

General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung, menerima penghargaan Nusantara Electrification Award 2026 dengan predikat Strategic Leader of Power Infrastructure Development for Eastern Indonesia pada acara penganugerahan di Jakarta, Jumat (30/10).

Jakarta, Grafikanews.com - Keberhasilan dalam mendorong pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Nusa Tenggara berbuah manis.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), RDW Manurung, sukses meraih penghargaan Nusantara Electrification Award (NEA) 2026.

Ia menyabet predikat sebagai Strategic Leader of Power Infrastructure Development for Eastern Indonesia.

GM PLN UIP Nusra Raih Nusantara Electrification Award 2026

Penghargaan kategori Operational Excellence & Electrification Innovation tersebut diberikan langsung oleh Majalah Listrik Indonesia di Jakarta pada Jumat (30/10/2026).

Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas kepemimpinan, dedikasi, dan inovasi RDW Manurung dalam memajukan infrastruktur kelistrikan di Indonesia Timur.

Di bawah komandonya, PLN UIP Nusra terus mengakselerasi pembangunan pembangkit, jaringan transmisi, dan gardu induk di wilayah NTB dan NTT.

GM PLN UIP Nusra Raih Nusantara Electrification Award 2026

Sepanjang tahun 2026, PLN UIP Nusra telah mencatatkan sejumlah capaian penyelesaian proyek yang sangat penting.

Capaian tersebut di antaranya adalah pengoperasian PLTMG Sumbawa 2 berkapasitas 30 megawatt (MW) sejak Mei 2026.

Selain itu, terdapat keberhasilan sinkronisasi pertama (first synchronization) PLTU Lombok FTP-2 Unit 1 berkapasitas 50 MW pada bulan Juli 2026.

Di wilayah NTT, PLN UIP Nusra juga berhasil melaksanakan pemberian tegangan pertama (energize) Gardu Induk 150 kV Naibonat berkapasitas 60 MVA pada Agustus 2026.

PLN juga terus mendorong pengembangan energi bersih melalui penuntasan infrastruktur persiapan PLTP Mataloko FTP-2 berkapasitas 2x10 MW.

Terdapat pula pembangunan akses jalan PLTP Ulumbu Unit 5 berkapasitas 20 MW dan persiapan pengembangan PLTP Atadei berkapasitas 2x5 MW.

Menanggapi apresiasi tersebut, General Manager PLN UIP Nusra, RDW Manurung, menyampaikan rasa syukurnya.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh insan PLN UIP Nusra yang terus berupaya menghadirkan infrastruktur kelistrikan bagi masyarakat. Setiap keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi bersama pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Bagi kami, pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang menghadirkan pembangkit atau jaringan listrik, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar RDW Manurung.

Ia menjelaskan bahwa karakteristik geografis Nusa Tenggara sebagai wilayah kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur.

Oleh karena itu, PLN terus mengedepankan inovasi, kolaborasi, serta pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunannya.

“Kami ingin setiap proyek yang dibangun tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Melalui pelibatan tenaga kerja lokal dan berbagai program pemberdayaan, kami berharap pembangunan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal serta berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui penghargaan bergengsi ini, PLN UIP Nusra semakin memperkuat komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mendukung kelancaran transisi energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di wilayah Nusa Tenggara.

[Red]

Tags: