Adu Banteng Truk Tangki vs Dump Truk di Ngawi, 3 Orang Luka-Luka

Kondisi truk tangki dan truk dump yang ringsek parah usai terlibat kecelakaan adu banteng di Jalur Ngawi–Bojonegoro, Desa Banyuurip, Ngawi.

Ngawi,Grafikanews.com - kecelakaan antarkendaraan berat kembali terjadi di jalur rawan Jalur Raya Ngawi - Bojonegoro dimana sebuah truk tangki dan truk dump terlibat tabrakan dari arah berlawanan di KM 13–14, kawasan Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Jumat (28/8/2026) siang yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka serius dan harus mendapakan perawatan medis intensif.

Kecelakaan bermula saat truk tangki bernomor polisi AE 9356 KB meluncur dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi truk tangki disinyalir kehilangan kontrol hingga posisi kendaraan terlalu memakan jalur kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk dump bernomor polisi AD 8642 WA. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan tak terhindarkan.

Dampak hantaman frontal tersebut menyebabkan bagian kabin depan kedua armada berukuran besar ini hancur parah, menyisakan kerusakan material yang signifikan dan menjebit para awak kendaraan di dalamnya.

Kendaraan truk tangki dikemudikan oleh Fachri Kurniawan (25), warga Desa Kandangan, Ngawi. Sementara truk dump dikemudikan oleh Badri (48) asal Desa Donan, Purwosari, Bojonegoro yang saat itu didampingi kernetnya, Wito (55). 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto mengatakan bahwa Ketiga korban dievakuasi dari reruntuhan kabin dalam kondisi luka-luka.

"Seluruh korban langsung dilarikan ke RSI At-Tin Husada Kabupaten Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis darurat serta pemeriksaan Visum et Repertum (VER)," ungkap Iptu Agus Hariyanto. 

Fachri Kurniawan, pengemudi truk tangki, mengalani patah tulang (fraktur) pada kaki kanan serta luka lecet di kedua tangan dan kaki. Kondisi lebih parah dialami pengemudi truk dump, Badri. Ia mengalami penurunan kesadaran akibat benturan keras, disertai jejas di dada kiri, luka sobek di kepala bagian kanan, serta patah tulang ganda (multiple fracture) pada kaki kanan dan fraktur di kaki kiri. 

Sementara itu, sang kernet, Wito, menderita luka sobek sepanjang 10 sentimeter di bagian kepala kiri beserta luka lecet pada tangan.

Saat ini, kecelakaan tersebut masih ditangani sepenuhnya oleh Satlantas Polres Ngawi dengan mengamankan barang bukti, melakukan olah TKP serta menghimpun keterangan dari para saksi guna memastikan penyebab pasti dari peristiwa tersebut. (Sal)