MADIUN, Grafikanews.com - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Madiun menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan. (14/10).
Program Bahana Bersahaja diisi dengan berbagai agenda interaksi publik seperti sarasehan maupun olah raga bersama dan pelayanan langsung yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun dan Pemerintah Desa Sidomulyo.

Adapun malam hari, Bupati Madiun, Hari Wuryanto beserta jajaran Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menginap di rumah warga untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
"Ini bentuk komitmen Pemkab Madiun mendekatkan pelayanan publik dengan sistem jemput bola. Dalam sarasehan, kami berdialog langsung dengan warga. Semua layanan kita boyong ke Desa Sidomulyo," ujar Hari Wuryanto.
Tak hanya itu saja, Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi dan jajaran melakukan kerja bakti gotong royong perbaikan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) warga.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Madiun menyalurkan bantuan rehab RTLH untuk lima warga Desa Sidomulyo, yakni Minah (RT 02/RW 01 Dukuh Wadeng), bantuan senilai 50 juta rupiah untuk pembangunan rumah dari nol. Bibit (RT 11/RW 03 Dukuh Ngangkrik) dan Suparmi (RT.10/RW.03 Dukuh Ngangkrik) masing-masing 25 juta rupiah untuk perbaikan rumah dan fasilitas sanitasi. Wahyu (RT.07/RW.02) dan Triyono (RT.12/RW.03) menerima 20 juta rupiah untuk perbaikan rumah.
Hari Wuryanto menegaskan Bahana Bersahaja bukan sekadar seremoni, melainkan ikhtiar menghadirkan negara secara langsung di tengah masyarakat guna mendukung visi Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA (Bersih, Sehat, Sejahtera).
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Madiun, Gunawi menegaskan bahwa program rehabilitasi RTLH bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan langkah strategis pengentasan kemiskinan ekstrem.
"Perbaikan RTLH merupakan wujud intervensi pemerintah untuk memepercepat penanganan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat," tandas Gunawi.
(Pha)




Komisi II DPRD KLU Minta Pemda Kedepanka...
Pemilihan Teruna Dedara Lombok Utara 202...
Dari Ide Jadi Aset, Kemenkum NTB Ajak Pe...